Thursday, April 7, 2016

Menutup Aurat itu kewajiban :)

Assalamu'alaikum ukhtifillah di mana pun beradaaa :)
Menutup aurat itu kewajiban, sebagai bukti TAAT kita kepada Allah, yang memberikan kita banyak kelimpahan rahmat, karunia-Nya, kasih sayang-Nya, dan semua hal yang tak bisa di sebutkan satu persatu ... :")
Nah , jika kita membaca AL-QUR'AN surah Al-Ahzab:59. Allah SWT berfirman yang artinya :
"Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka." Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. "
Jelas sekali Allah memerintahkan kita untuk memakai jilbab, sehingga muslimah itu tidak di ganggu oleh orang-orang yang berniat jahat, supaya muslimah itu terjaga , layaknya seorang permaisuri :) hehe..
Nah tunggu apa lagi nih teman-teman , yuuk berhijab :)

Thursday, March 31, 2016

Kisah Ummu Sulaim yang patut diteladani :)

Assalamu'alaikum para muslimah , bidadari surgaa ... Aamiin :)
Gimana aktivitasnya hari ini?
Semoga Allah selalu memberikan kelancaran yaa :)
Yuuhu.. kali ini, saya ingin berbagi kisah mengenai sahabiyah yang mana beliau adalah orang yang tegar, sabar & mendidik anak-anaknya dengan baik,
yuk disimak ceritanya , cekidot ...
Beliau adalah Ummu Sulaim binti Malhan bin Khalid bin Zaid bin Hiram bin Jundub Al Anshariyah, ibu dari Anas pelayan Rasulullah SAW.
Suami nya yg pertama bernama : Malik bin Nadhr, ayahnya Anas.
Ketika Ummu Sulaim masuk Islam , suaminya marah , kemudian keluar rumah & meninggal , saat itu beliau berjanji tidak akan menikah lagi sampai Anas merestuinya , Ummu Sulaim mendidik Anas hingga Anas menjadi tokoh penyebar hadist Rasulullah SAW.

ini nih yang paling berkesan , hehe...
❤ Masuk Islam sebagai Mas Kawinnya
Sebagian orang tidak henti-hentinya membicarakan tentang kemuliaan Anas & ibunya , sehingga Abu Thalhah terpesona. Beliau pun memberanikan diri untuk meminang Ummu Sulaim dengan bersedia memberikan mas kawin yang sangat mahal, tapi Ummu Sulaim menolaknya karena Abu Thalhah adalah orang kafir , kemudian Abu Thalhah masuk Islam & menikah dengan Ummu Sulaim
Dari pernikahannya dengan Abu Thalhah, dikaruniai seorang putera. Suatu hari anak nya sakit. Dan Abu Thalhah pergi untuk berdagang.
Sampai suatu ketika anaknya yang sakit tadi meninggal dunia. Kemudian Ummu Sulaim memandikan dan mengkafani dan menidurkan anaknya.

Ketika suaminya pulang, suaminya bertanya bagaimana keadaan anak kita? Ummu Sulaim menjawab, anak kita sudah dalam keadaan tenang. Pada saat itu suaminya di sambut dgn senyuman dan dandanan yg begitu cantik. Ia layani suaminya dan dipenuhi hak2 nya sebagai seorang suami. Disiapkan makanan, dan dilayaninya.

Setelah Ummu Sulaim selesai melayani suaminya. Ia baru berkata pada suaminya, "Suamiku, jika ada org yg menitipkan titipannya pada orang lain, dan orang itu memintanya kembli, apakah salah?"
"Tidak," jawab suaminya. Karena itu bukan milik orang itu."
"Begitupun dgn anak kita, dia telah diambil oleh Allah SWT"

Maka, Abu Thalhah pun jengkel pada istrinya dan menemui Rasulullah SAW utk mengadukan sikap istrinya.
Namun apa jawabannya Rasulullah? Beliau bersabda, " Sesungguhnya apa yang istrimu lakukan itu adalah benar. Dan istrimu adalah salah satu calon penghuni surga."
"Apakah istrimu melayani mu seperti malam pertama?"
"Iya, Ya Rasulullah"
"Pulanglah, dan aku akan berdoa, semoga keberkahan tercurah kepada kalian"

Setelah pulang, tak lama kemudian Ummu Sulaim mengandung, dan kematian anaknya diganti Allah dgn 9 anak laki2 dmn semuanya adalah penghafal Al-Qur'an. Dan salah satunya ialah Anas bin Malik yg terkenal sebagai ahli hadits. Masyaa Allaah..

Saturday, August 15, 2015

Titik Balik Kehidupan

Hijrah?
Dulu pernah mengatakan hal itu, ketika diri ini ingin memperbaiki diri dan kembali di jalan-Nya & ingin bertemu kekasih-Nya suatu saat di akhirat. Rasulullah SAW sebaik-baik manusia & sebaik-baik teladan. Perasaan ini begitu bergejolak, ingin bisa kembali kepada-Nya dalam keadaan husnul khotimah. Sadar akan dosa-dosa yang telah di perbuat. Teringat akan sahabat-sahabat yang selalu mengingatkan dalam kebaikan , namun menjauh karena sesuatu yang tidak di mengerti , kurangnya pemahaman & ilmu yang kurang di miliki. Ingin sekali mengatakan , "aku ingin kembali, kembali bersama menempuh ilmu bersama". Benar saja kata imam syafi'i , "jika engkau punyai teman dalam rangka ketaatan kepada Allah, maka peganglah dia erat-erat dan jangan sesekali kau lepaskannya. Karena mencari teman baik itu susah. Tetapi melepaskannya sangat mudah sekali ."
Bersyukurlah jika ada teman yang selalu mengingatkan mu untuk berbuat baik, karena dia begitu menyayangimu , bukan karena dia sok alim tapi dia hanya ingin bisa bersama di surga-Nya.

Friday, August 7, 2015

Sebuah Renungan Malam

Menulis : ungkapan perasaan yang tidak bisa di tuangkan lewat perkataan ataupun ucapan , tapi lewat tulisan. Bagi ku menulis adalah hal yang ingin aku sampaikan ketika mulut tak mampu berucap karena ada perasaan takut menyakiti orang lain atau peeasaan was-was. Memang di akui Baku orang nya sedikit bicara , bisa di bilang orangnya pendiam. Karena aku punya prinsip bahwa lebih baik diam atau berkata yang lebih baik. Karena kebanyakan orang mengalami sakit hati lewat lisan. Atau berkata yang sia-sia seperti menggosip dan bercanda ria melewati batas. Padahal kita di beri waktu oleh Allah 24 jam , masa kita mau mempergunakan waktu yang di berikan oleh-Nya hanya untuk hal yang tidak bermanfaat? Bagaimana cara kita mensyukuri nikmat yang begitu besar yang telah di berikan oleh-Nya? Ini juga termasuk mempelajaran bagi diri sendiri karena diri ini begitu lalai akan perintah-Nya. Terkadang lebih asyik untuk melakukan hal yang sia-sia di bandingkan dengan hal yang bermanfaat. Kalau bisa di bilang manusia yang udah di anggap sempurna tidak bisa memanfaatkan mata , telinga , mulut, tangan , kaki untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah. Betapa banyak kita lihat orang yang maaf tidak sesempurna kita , tapi mereka bersyukur bahkan lebih bersyukur dari pada kita, yang bisa tetap menjadi seorang hafidz atau hafidzoh. Maha Besar Allah dengan segala rahmat-Nya. Belajar dari sosok teladan dari orang-orang terdahulu, para ulama , yang mereka memanfaatkan waktu untuk terus belajar belajar dan belajar tanpa mengenal lelah. Karena ilmu akan menjadi penerang bagi semua orang. Mari kita saling memperbaiki diri untuk menjadi insane yang lebih baik karena generasi penerus bangs a ada di tangan kita.Semoga Allah menjadikan kita istiqomah berada di jalan-Nya. Aamiin

Wednesday, June 18, 2014

Ibadah seharusnya tidak hanya sebagai ritual saja , namun bisa menjadi perisai bagi diri kita. Banyak di antara kita terkadang tak menyadari kelalaian yg kita lakukan di sebabkan kita tak paham tentang hakikat dari ibadah itu sendiri.

Monday, March 24, 2014

Rezeki tak Terduga

Hari ini saat saya pulang dari kampus, saya pergi membeli makanan untuk berbuka puasa saat itu di gerobak sate pinggir jalan. Di sana, saya menyapa anak kecil yang bersama ibunya yang juga sedang menunggu pesanan satenya. Kebanyakan para perempuan terutama saya sangat menyukai anak kecil, sehingga saya selalu bertanya kepada ibu dan anak kecil tersebut. Sampai bisa di katakan SKSD alias Sok Kenal Sok Dekat. Pada saat saya ingin membayar pesanan saya, alangkah kagetnya ternyata pesanan saya telah di bayar oleh ibu tersebut dan juga memberikan minuman untuk saya, walaupun ibu tsb tidak memberikan langsung kepada saya. Beliau memberi nya lewat bapak pedagang sate yang bejualan tsb. subhanaAllah, Allah telah memberikan rezeki kepada hamba-Nya yang tidak terduga. Saya yakin semangat untuk berbagi kepada orang yang membutuhkan bisa mendatangkan berbagai pertolongan yang tak terkira dari Allah SWT. Berbagi kepada orang lain tak hanya lewat harta, namun bisa berupa jasa, ilmu, dan apa pun yang bisa kita lakukan asalkan itu dilakukan dengan hati yang ikhlas.

Thursday, February 20, 2014

Intropeksi

Musibah yang terjadi akhir-akhir ini di Indonesia adalah merupakan teguran dr Allah SWT atas apa yg kita lakukan selama ini. Mulai dari gunung meletus kelud, banjir di jakarta, kabut asap di riau, sinabung d sumut. Allah memperingatkan kepada kita kalau kita itu tidak ada apa-apanya di bandingkan dgn kuasa-Nya. Agar kita kembali di jalan-Nya dan melaksanakan segala perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya. Semoga yg d timpa musibah agar diberi kesabaran.